Postingan

Menggeliatnya Batik di Bekas Desa Tertinggal

Gambar
Oleh Nadhiroh

Batik sudah mendunia dan dikenal sebagai kekayaan Bangsa Indonesia. Untuk melestarikan warisan leluhur itu butuh sentuhan dan kerjasama banyak pihak termasuk melibatkan generasi muda. KehadiranPT Astra International Tbk yang memberikan dukungan di SMKN 2 Gedangsari telah membawa banyak perubahan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam beberapa bulan terakhir sebagian siswa jurusan Tata Busana SMKN 2 Gedangsari sangat sibuk menyiapkan berbagai keperluan acara Launching Brand Roges Style dan Ekspose Hasil Karya Siswa, Selasa (19/12/2017) di Hartono Mall, Yogyakarta. Saat penulis berkunjung ke SMKN 2 Gedangsari pada Rabu (13/12/2017), beberapa siswa terlihat beraktivitas di Ruang Industri 2. Sebelum dan sesudah ujian akhir semester (UAS), para siswa dan guru bekerjasama mendukung kesuksesan agenda besar launching busana batik bikinan para siswa berlabel Roges Style. Seperti yang dilakukan salah satu siswa kelas X…

Refleksi Hari Santri Memaksimalkan Peran Pesantren Bagi Kesejahteraan Kaum Marhaen

Pemilu: Aktif Memilih atau Golput?

Hari ini, Rabu 9 April ajang pesta demokrasi untuk memilih wakil rakyat yang duduk di kursi DPR, DPD dan DPRD. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah menetapkan hari Pemilu itu sebagai hari libur nasional. Untuk peserta Pemilu, seperti disebutkan dalam www.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 10 parpol peserta Pemilu 2014. Kesepuluh parpol itu sesuai nomor urut dari 1 sampai 10 adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Para calon anggota legislatif yang akan berkompetisi dalam Pemilu sudah memperkenalkan diri mereka dengan berbagai cara baik lewat alat peraga kampanye (APK), door to door, blusukan serta tampil di berbagai media. Untuk meminimalisasi jumlah golonga…

Mengangkat Derajat Bangsa dengan Membaca

Hari Buku Nasional (HBN) yang diperingati setiap 17 Mei barangkali belum diketahui sebagian (besar) masyarakat, berbeda dengan Hari Kartini setiap 21 April yang sudah dikenal penduduk di negeri ini. Setiap Hari Kartini berbagai sekolah dan instansi sibuk menyambut hari tersebut, mulai dari murid Taman Kanak-kanak (TK), anak SD, pegawai swasta hingga pegawai negeri sipil (PNS). Mereka pun sibuk menyiapkan diri menyambut Hari Kartini dengan aneka kegiatan, semisal berpakaian adat, lomba memasak, lomba berdandan, dan lain-lain. Perayaan Hari Kartini sangat kontras dengan perayaan HBN  yang hanya diperingati sebagian (kecil) masyarakat. Kondisi itu bisa disebabkan beberapa faktor semisal peringatan HBN baru dicanangkan pada 17 Mei 1980 dan kurangnya sosialisasi tentang HBN. Tujuan peringatan HBN yaitu meningkatkan minat baca masyarakat. Untuk itu, penulis melihat perlu adanya upaya memasyarakatkan HBN dan mengajak masyarakat lebih gemar membaca. Menumbuhkan minat baca perlu u…

Refleksi Hari Pers Nasional Memaksimalkan Peran Wartawan

Ada pertanyaan beberapa mahasiswa yang cukup menggelitik pada pertemuan perkuliahan seputar jurnalistik. Isi pertanyaan itu kurang lebih mempersoalkan pekerjaan wartawan yang suka mencari-cari informasi yang dianggap sebagai kejelekan atau aib seseorang dan menyebarkannya di media massa sehingga diketahui banyak orang. Wartawan yang merupakan bagian dari insan pers sebagai ujung tombak di lapangan kerap mendapat penilaian yang kurang menyenangkan dari sebagian masyarakat. Baik itu terkait pemberitaannya maupun adanya oknum wartawan bodrek atau abal-abal (sebutan bagi wartawan gadungan). Diakui atau tidak, pada satu sisi hasil kerja wartawan yang di tulis di media massa cetak (koran, majalah, tabloid dan sebagainya), di tayangkan di televisi, disiarkan di radio atau yang dipublikasikan di media online kerap dianggap merugikan sebagian masyarakat. Namun, tidak sedikit berita yang dibuat wartawan membuahkan hasil dan membawa manfaat bagi masyarakat. Sebagai contoh, ketika ad…

IAIN Tidak Sekedar Ganti Nama

Nadhiroh, Alumnus Fakultas Dakwah IAIN Suka Yogyakarta. Tanggal 26 September 2004, IAIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta genap 53 tahun. Kampus yang dikenal dengan sebutan kampus putih ini masih tetap eksis hingga sekarang. apabila diibaratkan usia seseorang maka ini cukup dikatakan banyak makan asam garam kehidupan. IAIN Suka telah menghadapi berbagai suasana perjalanan kehidupan sebagai sebuah lembaga pendidikan, ada saat-saat manis dan getirnya. Kampus yang berada di kota pelajar ini terkenal dengan biaya pendidikannya relatif murah dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri lainnya. Pihak IAIN Suka selama ini dengan dipantau khususnya oleh mahasiswa berusaha agar biaya pendidikan tidak mahal, dengan demikian bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat khususnya masyarakat ekonomi lemah. Meskipun demikian IAIN Suka mampu mencetak generasi muda yang kritis dan inovatif dalam menghadapi berbagai permasalahan yang semakin kompleks. IAIN Suka berusaha ikut mencerdaskan k…

Menghadirkan Guru-guru Sejati Penguat Pendidikan Karakter